Dancer dan koreografer Emma Portner, yang sempat bekerja untuk Justin Bieber selama tur “Purpose” dan membintangi klip ‘Life Is Worth Living’, kini berbalik dengan menuduh Justin telah merendahkan perempuan. Tuduhan serius ini dilontarkan Emma yang merupakan istri dari aktris peraih nominasi Oscar dan bintang “X-Men”, Ellen Page, di IG story miliknya.

Dalam postingan yang cukup panjang itu Emma mengungkap rasa sesal karena pernah bekerja untuk Justin. Ia telah memberikan yang terbaik untuk Justin, tubuh, kreativitas, waktu dan usaha, namun tidak mendapat kompensasi yang layak.

Baginya Justin telah merendahkan perempuan dan itu dianggapnya sebuah kekejian. Apalagi Justin tetap memilih untuk bekerjasama dengan nama-nama yang disebutnya bermasalah (Chris Brown). Bahkan gereja Justin, Hillsong Church, juga dikait-kaitkan Emma, karena dianggap tidak ramah LGBTQ. Emma merasa kecewa, karena untuk seseorang dengan kekuatan lebih, alih-alih memberdayakan perempuan, Justin memilih sebaliknya.

Pernyataan Emma ini memang tidak menyebut soal Taylor Swift, namun dengan waktu posting yang berdekatan dengan kisruh sang diva pop bersama Scooter Braun (dan Justin), tentunya banyak pihak yang menganggap ini bukan sebuah kebetulan dan bentuk dukungan Emma untuk Taylor.